Search
  • #BBTN -D1
    Like - Comment - Share 0 0 0

    Share On
  • #BBTN -D1
    Like - Comment - Share 0 0 0

    Share On
  • #BBTN -D1
    Like - Comment - Share 0 0 0

    Share On
  • #BBTN -W1
    Like - Comment - Share 0 0 0

    Share On
  • #BBTN -D1
    Like - Comment - Share 0 0 0

    Share On
  • BCAS Technical View 17 Jan 2019

    Stock pick

    1. IHSG (6413) - SOS (6355-6500)
    ...
    See More
    Hari ini IHSG masih akan berfluktuasi dengan potensi profit taking dan bergerak dalam range 6355-6500 dengan pertimbangan: Muncul Hanging man candle dengan RSI melemah dan SO berpotensi DX serta volume perdagangan menurun. Menguji resistance level terdekat di 6415-6460 dan menguji support level awal di 6373-6408.

    2. BBTN (2.750) – BOW (2.670-2.880)
    Muncul Inverted hammer candle dengan MA5 berpotensi GX diikuti kenaikan volume perdagangan namun RSI melemah dan SO berpotensi DX. Hari ini menguji support level terdekat di 2.670-2.720 dengan potensi rebound dan menguji resistance level awal 2.770-2.820. HOLD jika mampu break dan bertahan di atas 2.800. Stop loss jika break support level 2.670.

    3. DOID (615) - Spec BUY (550-715)
    Menguji Three white soldiers pattern candle dengan RSI menguat dan SO berpotongan GX diikuti kenaikan volume perdagangan. Hari ini menguji resistance level 625-665 namun rawan profit taking dan menguji support level awal 550-595. HOLD jika mampu break dan bertahan di 665. Stop loss jika break 550.

    4. HRUM (1.740) – Spec BUY (1.640-1.870)
    Muncul Bullish engulfing pattern candle dengan RSI menguat dan SO berpotongan GX diikuti kenaikan volume perdagangan. Hari ini menguji support level 1.640-1.720 dan menguji resistance level awal 1.760-1.800. HOLD jika mampu break dan bertahan di atas 1.800. Stop loss jika break support level 1.640.

    5. INDY (1.935) – Spec BUY (1.875-2.020)
    Muncul Inverted hammer candle dengan RSI menguat diikuti kenaikan volume perdagangan. Hari ini berpotensi menguji resistance level awal 1.950-2.020 namun rawan profit taking dan menguji support level 1.875-1.920. HOLD jika mampu break dan bertahan di atas 2.000-2.020. Stop loss jika break 1.875.

    6. KINO (2.930) – Spec BUY (2.860-3.010)
    Muncul Spinning top white candle dengan MACD berpotensi GX dan RSI menguat diikuti kenaikan volume perdagangan. Hari ini menguji resistance level 2.950-3.010 namun rawan profit taking dan menguji support level terdekat 2.870-2.910. Sell On Strength jika gagal break dan bertahan di atas 3.000. Stop loss jika break support level 2.860.

    7. PTBA (4.380) – Spec BUY (4.330-4.500)
    Menguji Three black crows pattern candle dengan volume perdagangan menurun namun RSI menguat. Hari ini menguji support level 4.330-4.360 dengan potensi rebound dan menguji resistance level awal di 4.400-4.450. HOLD jika mampu break dan bertahan di atas 4.450. Stop loss jika break 4.330.

    8. UNTR (26.050) – Spec BUY (25.275-27.150)
    Muncul Bullish harami pattern candle dengan RSI menguat namun volume perdagangan menurun. Hari ini menguji support level 25.275-25.850 dengan potensi rebound dan menguji resistance level awal 26.350-27.150. HOLD jika mampu break dan bertahan di atas 26.400-27.150. Stop loss jika break support level 25.275.

    9. WOOD (605) – Spec BUY (575-670)
    Muncul Inverted hammer candle dengan RSI meelemah dan volume perdagangan menurun namun MA5 berpotongan GX dan MACD berpotensi GX. Hari ini menguji resistance level awal di 620-670 dan menguji support level 580-600. HOLD jika mampu break dan bertahan di atas 630. Stop loss jika break 575.

    10. BMRI (7.800) - SOS (7.575-8.100)
    Muncul Northern star doji candle dengan volume perdagangan menurun namun RSI menguat dan SO berpotongan GX. Hari ini menguji resistance level terdekat di 7.875-8.100 namun rawan profit taking dan menguji support level terdekat 7.575-7.750. HOLD jika mampu break dan bertahan di atas 7.900-8.000. Stop loss jika break 7.575.

    11. KRAS (470) – SOS (458-484)
    Menguji Three white soldiers pattern candle dengan RSI menguat namun SO berada di area jenuh beli dan volume perdagangan menurun. Hari ini menguji resistance level awal 474-484 namun rawan profit taking dan menguji support level awal di 458-466. HOLD jika mampu break dan bertahan di atas 480-484. Stop loss jika break 458.

    Link Report : https://goo.gl/eVuw6W

    Watchlist
    ADHI, APIC, APLN, ASII, ASRI, AUTO, BABP, BBCA, BBNI, BDMN, BEST, BKSL, BNBA, BNII, BTPS, BWPT, CTTH, DYAN, ESSA, FINN, GZCO, HEXA, IKAI, IMAS, INCO, INDF, INDR, INTP, IPCM, JSMR, JTPE, KBLI, KRAS, KREN, LPKR, MAPI, MBAP, MPMX, MPRO, PGAS, PPRO, PZZA, RBMS, RISE, ROTI, SDMU, SGRO, SIDO, SMDR, SMGR, SMSM, SRIL, SMSM, TINS, TIRA, TLKM, TKIM, TOPS, WEGE, WSBP,

    Disclaimer On
    Like - Comment - Share 0 0 0

    Share On
  • #BBTN -D1
    Like - Comment - Share 0 0 0

    Share On
  • #BBTN -D1
    Like - Comment - Share 0 0 0

    Share On
  • #BBTN -D1
    Like - Comment - Share 0 0 0

    Share On
  • #BBTN -D1
    Like - Comment - Share 0 0 0

    Share On
  • RHB Indonesia Morning Cuppa: 3 Jan 2019
    Top Story:
    ♦Indonesia Banks: 11M18 Results Round-Up: Softer Loan Growth
    Other Story:
    ♦Indonesia Media: Dec-18 TVR: ANTV, Indosiar Gain Momentum
    ...
    See More
    Economic Research:
    ♦Indonesia Economics: Nov 2018 Credit Growth Softens; M2 Lower
    ♦Indonesia Economics: Inflation: Core Rises But Headline Softened
    Economics - Politics:
    ♦Bank Indonesia may ease rules one export, SME to spur growth
    ♦Indonesia to establish agency to manage disaster funds this year
    Industry:
    ♦Indonesia to review single-presence policy in banking industry on M&A deal
    ♦Indonesia must continue talks with India to get equal import duty for palm oil products as Malaysia
    ♦Indonesia sees total investment in energy rise to USD32bn in 2018
    Corporate:
    ♦BTN (BBTN IJ) targets two acquisitions this year
    ♦Arwana Citramulia (ARNA IJ) aims for 10% sales growth in 2019
    ♦Medco Energy (MEDC IJ)’s potential deal with Ophir seen as diversification play
    ♦Jasa Marga (JSMR IJ) joins tender for two toll roads
    ♦Indika Energy (INDY IJ) obtained a loan of IDR1trn
    ♦Bekasi Fajar Industrial Estate (BEST IJ) booked IDR1.04trn of marketing sales during 2018
    ♦Airport operator AP II served 115m passengers in 2018
    ♦Traveloka to diversify products in 2019

    To see the full report, kindly click the link: https://bit.ly/2CKprA7

    Disclaimer: This message is for information purposes only. Reproduction or dissemination to third party is prohibited. No representation or warranty (express or implied) is given as to the accuracy or completeness of the information nor shall it be construed as an offer/solicitation or recommendation to buy/sell any stocks . Investors should make their own informed decisions by consulting your own independent adviser(s) before investing. We accept no responsibility or liability for loss or damage that may arise from the reliance of this message. For the full information regarding the stocks mentioned herein please refer to the relevant websites.
    Like - Comment - Share 0 0 0

    Share On
  • PT Valbury Sekuritas Indonesia
    Market Summary
    03 January 2019

    VIEW MARKET
    ...
    See More

    Sentimen pasar dari dalam negeri:
    Sri Mulyani Indrawati mengatakan defisit APBN 2018 di bawah 2%, atau terendah sejak tahun 2012. Hal ini dikarenakan belanja negara di pusat maupun daerah terealisir dengan baik dan pembiayaan mengalami kontraksi dengan defisit APBN sebesar 1,72% dari PDB, jauh lebih rendah dari proyeksi UU APBN 2018 sebesar 2,19%. Selain itu, penerimaan negara sudah melebihi 100%, dan belanja negara mencapai 97%.

    Hal lain yang menunjukan keberhasilan pemerintah, penerimaan negara tahun 2018 telah melebihi target atau mencapai 100,1% dari yang dicanangkan dalam APBN 2018 atau telah mencapai Rp1896.6 triliun. Tahun lalu, penerimaan negara hanya mencapai Rp1.655,8 triliun atau sekitar 95,4% dari target.

    Sementara itu, pada Desember 2018 tercatat inflasi sebesar 0,62% mom dan inflasi tahun kalender 3,13% yoy. Inflasi 2018 lebih kecil dibandingkan 2017 yang sebesar 3,61%. inflasi 2018 ini berada di bawah target pemerintah sebesar 3,5%. Sementara itu, Inflasi Desember terjadi akibat kenaikan harga bahan makanan 1,45% sehingga memberikan andil 0,29%. Sektor Transportasi, komunikasi, jasa keuangan tumbuh 1,28% dengan andil 0,24%.

    Sentimen pasar dari luar negeri :
    Serikat pekerja federal AS mengajukan gugatan terhadap pemerintahan Presiden AS Donald Trump dengan penutupan sebagian pemerintah yang dianggap merupakan tindakan yang secara ilegal memaksa lebih dari 400.000 karyawan federal untuk bekerja tanpa upah. Penutupan pemerintah terjadi karena permintaan Trump dana sebesar US$5 miliar untuk tembok perbatasan AS-Meksiko ditolak oleh Senat. Hingga hari kemarin permintaannya belum juga dipenuhi.

    Kabar lainnya, Trump menyatakan keinginannya untuk membuat kesepakatan dengan pemimpin fraksi Partai Demokrat mengenai pendanaan pembangunan tembok di perbatasan AS-Meksiko.

    Prediksi IHSG :
    Katalis positif data ekonomi Indonesia buat pasar masih terkendala oleh sentimen dari ekternal tentang ketidakpastian penutupan pemerintah AS. IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan peluang menguat terbatas pada perdagngan saham hari ini.

    Perspektif tenikal
    Support Level : 6162/6143/6121
    Resistance Level : 6203/6225/6244
    Major Trend : Down
    Minor Trend : Up
    Pattern : Down to up

    TRADING IDEAS :
    These recommendations based on technical and only intended for one day trading

    PGAS: Trading Buy
    • Close 2210, TP 2250
    • Boleh buy di level 2160-2210
    • Resistance di 2250 & support di 2160
    • Waspadai jika tembus di 2160
    • Batasi resiko di 2140

    ADHI: Trading Buy
    • Close 1635, TP 1660
    • Boleh buy di level 1600-1635
    • Resistance di 1660 & support di 1600
    • Waspadai jika tembus di 1600
    • Batasi resiko di 1585

    PTPP : Trading Buy
    • Close 1910, TP 1945
    • Boleh buy di level 1845-1910
    • Resistance di 1945 & support di 1845
    • Waspadai jika tembus di 1845
    • Batasi resiko di 1835

    WSKT: Trading Buy
    • Close 1760, TP 1790
    • Boleh buy di level 1705-1760
    • Resistance di 1790 & support di 1705
    • Waspadai jika tembus di 1705
    • Batasi resiko di 1690

    WIKA: Trading Buy
    • Close 1715, TP 1755
    • Boleh buy di level 1665-1715
    • Resistance di 1755 & support di 1665
    • Waspadai jika tembus di 1665
    • Batasi resiko di 1650

    PPRO: Trading Buy
    • Close 121, TP 128
    • Boleh buy di level 113-121
    • Resistance di 128 & support di 113
    • Waspadai jika tembus di 113
    • Batasi resiko di 110

    Ket. TP : Target Price

    WATCHING ON SCREEN;
    JPFA, UNVR, BDMN, BBCA, ACES, INTP.

    (Disclaimer ON)

    Commodities Price: 3-Jan-19
    • Crude Oil-(barel) US$45.97 (-0.57)
    • Gold-(troy oz) US$1,288.90 (4.30)
    • Nickel-(ton) US$10,690.00 (-40.00)
    • Tin-(ton) US$19,475.00 (-10.00)
    • Coal (Newc)/ton US$101.10 (38.70)
    • CPO Mal/ton* MYR1,952.50 (-29.50)

    Foreign Exchange
    • USD/IDR* 14,457.50 (67.50)
    *running

    Agenda RUPS
    • BBRI - RUPSLB - 03 Jan 2019
    • BMRI - RUPSLB - 07 Jan 2019
    • MCOR - RUPSLB - 07 Jan 2019
    • SMCB - RUPSLB - 09 Jan 2019
    • GDYR - RUPSLB - 11 Jan 2019
    • PTIS - RUPSLB - 11 Jan 2019

    Agenda Ekonomi
    Kamis, 03/01/2019
    Time-C-Event-M-Survey-Prior
    20:30-US-Initial Jobless Claims-Dec-29-220k-216k
    20:30-US-Continuing Claims-Dec-22-na-1701k
    xx:xx-US-Advance Goods Trade Balance-Nov--$76.0b--$77.2b
    xx:xx-US-Wholesale Inventories MoM-Nov P-0.50%-0.80%
    xx:xx-US-Retail Inventories MoM-Nov-na-0.90%
    xx:xx-US-New Home Sales-Nov-568k-544k
    xx:xx-US-New Home Sales MoM-Nov-4.50%--8.90%
    16:00-EC-M3 Money Supply YoY-Nov-0.038-0.039
    13:00-ES-Industrial Production YoY-Nov-na-0.017

    Jumat, 04/01/2019
    Time-C-Event-M-Survey-Prior
    20:30-US-Change in Nonfarm Payrolls-Dec-180k-155k
    20:30-US-Unemployment Rate-Dec-3.70%-3.70%
    20:30-US-Labor Force Participation Rate-Dec-na-62.90%
    20:30-US-Underemployment Rate-Dec-na-7.60%
    08:45-CH-Caixin China PMI Composite-Dec-na-51.9
    08:45-CH-Caixin China PMI Services-Dec-53-53.8
    07:30-JN-Nikkei Japan PMI Mfg-Dec F-na-52.4
    16:00-EC-Markit Eurozone Services PMI-Dec F-51.4-51.4
    16:00-EC-Markit Eurozone Composite PMI-Dec F-51.3-51.3
    17:00-EC-PPI MoM-Nov--0.002-0.008
    17:00-EC-PPI YoY-Nov-0.042-0.049
    17:00-EC-CPI Core YoY-Dec A-0.01-0.01
    17:00-EC-CPI Estimate YoY-Dec-0.018-0.02
    14:45-FR-CPI EU Harmonized MoM-Dec P-0.001--0.002
    14:45-FR-CPI EU Harmonized YoY-Dec P-0.02-0.022
    14:45-FR-CPI MoM-Dec P-0.001--0.002
    14:45-FR-CPI YoY-Dec P-0.018-0.019
    15:50-FR-Markit France Services PMI-Dec F-49.7-49.6
    15:50-FR-Markit France Composite PMI-Dec F-49.4-49.3
    15:55-GE-Unemployment Change (000's)-Dec--13k--16k
    15:55-GE-Unemployment Claims Rate SA-Dec-0.05-0.05
    15:55-GE-Markit Germany Services PMI-Dec F-52.5-52.5
    15:55-GE-Markit/BME Germany Composite PMI-Dec F-52.2-52.2

    Tender Offer
    GHON, trading priode 21 Dec – 21 Jan 2019
    MPMX, trading priode 14 Jan – 12 Feb 2019

    Upcoming IPO
    Estika Tata Tiara, price 450-600, issued shares 376.86, listing date 10 Jan 2019
    Sentra Food Indonesia, price 115-150, issued shares 250.00, listing date 08 Jan 2019



    HEADLINE NEWS

    SRTG (+/-), telah menambah kepemilikan sahamnya di Merdeka Copper Gold (MDKA) dari sebelumnya 4,42% menjadi 20,756% melalui pembelian saham dari anak usaha perseroan yakni PT Trimitra Karya Jaya sebanyak 680.259.959 lembar dengan harga Rp2.940 per lembar atau total transaksi mencapai Rp1.999.964.279.460. Adapun tujuan dari transaksi ini adalah untuk restrukturisasi internal. Setelah transaksi ini maka SRTG memiliki secara langsung sebanyak 864.375.175 saham MDKA atau mewakili 20,756% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor MDKA dan PT Suwarna Artha Mandiri menguasai 3,16%.

    BEST (+/-), telah melakukan penjualan 10% saham atau sebanyak 70.340 lembar saham PT Daiwa Manunggal Logistik Properti kepada DH Asia Investment Jasmine dengan nilai transaksi mencapai Rp80.636.298.860. Transaksi tersebut merupakan transaksi afiliasi dimana DH Asia Investment merupakan anak perusahaan tidak langsung dari Daiwa House Industry Co Ltd dan Daiwa House Industri Co Ltd merupakan pemegang 10% saham perseroan.

    INDS (+/-), anak usahanya yakni PT Indobaja Primamurni telah menghentikan penjualan flat bar kepada INDS. Hal tersebut dikarenakan Indobaja akan fokus di bisnis produksi alat-alat pertanian. Namun penghentian pasokan flat bar ini tidak mengganggu ketersediaan bahan baku bagi perseroan karena dipenuhi dari suplier lainnya yang selama ini juga memasok. Dikatakan bahwa tidak ada dampak secara finansial terhadap perseroan karena tidak memberikan dampak penjualan secara konsolidasi. Penjualan Indobaja Primamurni kepada perseroan terdapat jurnal eliminasi sedangkan laba bersih konsolidasi juga tidak berdampak signifikan.

    KBLM (+/-), memutuskan untuk membubarkan entitas anak perseroan yaitu PT Aruna Solar Indonesia dikarenakan tidak adanya kegiatan operasional. PT Aruna Solar Indonesia merupakan entitas anak KBLM yang bergerak di bidang jasa konstruksi dengan kepemilikan 99%. Dikatakan bahwa tidak ada dampak akibat penutupan anak usaha ini terhadap kegiatan operasional, hukum dan kondisi keuangan atau kelangsungan usaha KBLM.

    BNII (+), menargetkan penyaluran kredit 2019 tumbuh 10% hingga 11% YoY yang akan disokong sektor infrastruktur, makanan minuman serta tekstil. Guna mengimbangi penyaluran kredit, BNII menargetkan himpunan dana pihak ketiga (DPK) pada 2019 dapat tumbuh 7% hingga 9% dibandingkan pencapaian tahun 2018. Sementara untuk tahun 2018 pertumbuhan kredit BNII diestimasikan sekitar 6%-8% YoY. Per November 2018, penyaluran kredit BNII tercatat sebesar Rp 115,54 triliun atau tumbuh 7,09% YoY dari periode sama tahun 2017 Rp 107,89 triliun.

    ACES (+/-), pada tanggal 24 Desember 2018 hingga 28 Desember 2018 kembali melakukan pengalihan saham treasuri sejumlah 5.000 lot melalui BCA Sekuritas ke pasar. Jumlah dana yang telah diperoleh ACES dari transaksi tersebut sebesar Rp 735,84 juta. Dengan demikian, perusahaan telah menyelesaikan pengalihan kembali saham treasuri yang diperoleh dalam program buyback tahun 2013 sebanyak 482.570 lot.

    BBTN (+/-), berencana membentuk anak usaha di bidang manajer investasi (MI) dan asuransi pada tahun 2019 ini. Saat ini proses pembentukan anak usaha tersebut masih dalam tahap negosiasi setelah itu masih akan ada proses valuasi, Rencana pembentukan anak usaha melalui akuisisi sudah direncanakan sejak tahun 2018 lalu. Untuk rencana tersebut perseroan menyiapkan dana sebesar Rp 700 miliar. Selain asuransi dan manajer investasi, BBTN juga berniat membentuk anak usaha di bidang multifinance.

    APOL (+/-), melakukan peningkatan modal di beberapa entitas anak perusahaan yaitu PT Buana Samudra Pratama, PT Buana Jaya Pratama, PT Lotus Kaiousei Marine, PT Apol Sejahtera, PT Apol Cemerlang, PT Apol Bahtera, Arpeni Marine Co. Pte. Ltd dan Arpeni Shipping Co. Pte. Ltd, Grand Bulk Shipping Limited dan Mega Pacific Ocean Line Corporation. PT Buana Samudra Pratama sebelumnya memiliki modal dasar Rp 50 miliar dan modal disetor Rp 12,5 miliar dengan kepemilikan 99,96% dimiliki APOL dan 0,04% dimiliki PT Ayrus Prima. Kemudian ditingkatkan menjadi modal dasar Rp 100 miliar dan modal disetor Rp 89,21 dengan kepemilikan APOL sebesar 74,08%, PT Apol Stevedoring 4,2%, PT Pratama Surya Stevedoring 10,92% dan Ayrus Prima 0,01%. Peningkatan di PT Buana Jaya Pratama, modal dasar Rp 50 miliar dan modal disetor Rp 12,5 miliar dengan penguasaan APOL sebesar 11,12%, PT Surya Bahari Sejahtera 13,88%, PT APOL Lestari 62,33%, PT Lotis Jaya Marine 1,4% dan PT Ayrus Prima sebesar 0,07%. PT Lotus Kaiousei Marine juga ditingkatkan dari modal dasar Rp 10 miliar dan modal disetro Rp 2,5 miliar menjadi modal dasar Rp 100 miliar dan modal disetor Rp 62,92 miliar dengan kepemilikan APOL sebesar 99,96% dan Ayrus Prima sebesar 0,04%. Kemudian ada PT Apol Sejahtera yang modal dasarnya ditingkatkan dari Rp 10 miliar dan modal disetor Rp 2,5 miliar menjadi modal dasar Rp 100 miliar dan modal disetor Rp 95,53 miliar dengan penguasaan APOL sebesar 99,97% dan Ayrus Prima sebesar 0,03%. Sedangkan PT Apol Bahtera ditingkatkan dari modal dasar Rp 10 miliar dan modal disetor Rp 2,5 miliar menjadi modal dasar 100 miliar dan modal disetor Rp 87,97 miliar dengan 99,97% saham dikuasai APOL dan 0,03% dikuasai Ayrus Prima. Selain itu APOL juga meningkatkan modal Arpeni Marine Co.Pte. Ld dari SGD 1 juta menjadi SGD 8.86 juta dengan kepemilikan 100%. Arpeni Shipping Co. Pte. Ltd dari modal disetor SGD 100 ribu menjadi SGD 3,39 juta dengan kepemilikan 100%. Grand Bulk Shipping Limited dari modal disetor HKD 1 juta menjadi HKD 638,99 juta dengan kepemilikan 100% dan Mega Pacific Ocean Line Corporation dari US$ 1 menjadi US$ 52,96 juta dengan kepemilikan 100%.

    Sumber : Dari berbagai sumber diolah kembali
    Like - Comment - Share 0 0 0

    Share On
  • #BBTN -D1
    Like - Comment - Share 0 0 0

    Share On
  • #BBTN -D1
    Like - Comment - Share 0 0 0

    Share On
  • #BBTN -D1
    Like - Comment - Share 0 0 0

    Share On
  • #BBTN -D1
    Like - Comment - Share 0 0 0

    Share On
  • IHSG: 6081.87
    Indeks global pada perdagangan semalam melakukan konsolidasi setelah dalam 2 hari perdagangan sebelumnya mengalami penurunan yang cukup signifikan. Indeks Dow Jones dan Nasdaq ditutup menguat tipis setelah bergerak fluktuatif dalam teritorial positif – negatif. Selain itu, secara umum sentimen pasar global yang masih dinaungi kekhawatiran terhadap tutupnya pemerintahan AS, melemahnya harga minyak mentah dan The Fed yang masih berpeluang meningkatkan suku bunga lebih lanjut, mendorong sebagian investor global mengambil sikap wait and see. Faktor indeks global yang menguat tipis dan indeks kawasan regional yang cenderung mixed pagi ini, diperkirakan cenderung netral pengaruhnya terhadap indeks BEI hari ini.

    Aspek teknikal, indeks pada perdagangan hari ini diperkirakan akan bergerak netral sampai dengan menguat dan berpotensi melakukan rebound setelah pada dua sesi perdagangan sebelumnya sempat melemah. Range pergerakan indeks untuk hari ini diperkirakan akan berada di rentang 6000-6125.

    ...
    See More
    Rekomendasi Harian

    BBTN – BUY

    Harga melakukan rebound dengan membentuk candlestick bullish sehingga aksi beli dapat dilakukan dilevel Rp2,600 dengan target keuntungan dilevel Rp2,800.

    BMRI – BUY

    Harga melakukan rebound yang signfikan sehingga aksi beli dapat dilakukan dilevel Rp7,325 dengan target keuntungan dilevel Rp7,700.

    Berita Korporasi

    ARMY akan melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (non HMETD) sebanyak 10% dari modal disetor Perseroan atau sebanyak 818,750,000 saham dengan harga pelaksanaan Rp293 per saham.

    ADRO akan membagikan dividen interim tahun 2018 sebesar US$0.00235 per saham dengan cum dividen di pasar reguler tanggal 26 Desember 2018.

    PPRE menargetkan pendapatan 2019 sebesar Rp4 - 4.5 triliun dan kontrak baru sebesar Rp5.5 – 5.9 triliun. Perseroan menganggarkan belanja modal 2019 sebesar Rp1 – 1.5 triliun untuk mencapai target kinerja 2019 tersebut.

    MEDC: Dua anak usaha Perseroan, PT Medco E&P Malaka dan PT Medco E&P Tomori Sulawesi mendapatkan pinjaman sebesar US$500 juta dari sindikasi 15 Bank.

    TBIG telah menyelesaikan akuisisi 51% saham PT Telekomunikasi Infrastruktur Tbk (GOLD) senilai Rp34.45 miliar. Perseroan akan melakukan tender offer saham publik , kecuali untuk saham yang dimiliki oleh PT Armanda Persada, PT Mulia Sukses Mandiri, Scavindo Ventures Ltd, Lancar Distrindo dan Sukses Prima Sakti.

    ALDO telah mendapatkan persetujuan pemegang saham untuk rencana akuisisi 99% saham PT Eco Paper Indonesia (EPI). Dana untuk akuisisi akan diperoleh dari hasil rights issue (HMETD)

    PTPP memproyeksikan laba bersih 2018 tumbuh 8.96% menjadi Rp1.58 triliun vs 2017 sebesar Rp1.45 triliun. Laba bersih 2018 diperoleh dari proyeksi kontrak baru 2018 sebesar Rp43 triliun dan penjualan yang diprediksi Rp20 triliun.

    Info lengkap baca UOBKH retail monitor
    Like - Comment - Share 0 0 0

    Share On
  • #BBTN -D1
    Like - Comment - Share 0 0 0

    Share On
  • #BBTN -D1
    Like - Comment - Share 0 0 0

    Share On
  • #BBTN -D1
    Like - Comment - Share 0 0 0

    Share On
  • PT Waterfront Sekuritas Indonesia, 13 Desember 2018


    Dow Jones 24,527.27 +157.03 +0.64%
    S&P500 2,651.07 +14.29 +0.54%
    ...
    See More
    Nasdaq 7,098.31 +66.48 +0.95%

    EIDO +1.56% +0.38 24.77

    Oil -0.97% -0.50 $51.15
    CPO +0.84% +17 RM2033
    Nikel -0.42% -45 $10720
    Tin +0.84% +160 $19180
    Gold +0.25% +3.13 $1246.23

    NWC Coal Des18 -0.49% -0.50 $101.65
    NWC Coal Jan19 -0.15% -0.15 $102.75
    NWC Coal Feb19 +0.20% +0.20 $102.00


    Indeks di bursa Wall Street ditutup menguat dipicu oleh optimisme akan hubungan dagang antara AS dan China serta kondisi politik di Inggris yang lebih kondusif. Trump menyatakan negosiasi dengan China berlangsung dengan baik. China telah melakukan pembelian pertama dari AS sejak adanya gencatan senjata perang dagang, yaitu China membeli produk kedelai dari AS sebanyak 500 ribu ton. Selain itu Trump juga menyatakan akan melakukan intervensi terhadap kasus penahanan direktur Huawei jika hal tersebut akan membantu negosiasi perang dagang. Sementara itu dari Inggris, PM Inggris telah memenangkan kepercayaan di parlemen dan masih dapat mempertahankan jabatannya. Sementara itu data inflasi AS pada bulan November stagnan. Pertemuan ECB pada Kamis diperkirakan akan mengakhiri pembelian aset.

    IHSG diperkirakan bergerak pada kisaran 6035-6120. Cermati: BBRI, BMRI, BBTN, ASII, TLKM, PGAS, JSMR, INDF, PTBA, ITMG, SCMA

    NEWS:
    • MAGP Berencana Akuisisi 99,99% Saham Meta Epsi Agro
    • INDY Lakukan Penyertaan Saham 19,9% di Perusahaan Pemilik Tambang Emas
    • PANR Bentuk Perusahaan Patungan
    • RMBA Gabungkan Dua Anak Usahanya
    • TOWR Dapat Dividen Dari Protelindo
    • Penjualan semen domestik bulan November tumbuh 1,5%, melambat dari bulan sebelumnya yang sebesar 6,4%

    (disclaimer on – RL)
    Like - Comment - Share 0 0 0

    Share On
  • IHSG: 6076.59
    Sentimen pasar global hari ini cenderung netral seiring indeks global ditutup mixed dimana indeks Dow Jones akhirnya ditutup melemah tipis -0.22% setelah berfluktuasi dalam teritorial positif – negatif pada kisaran 500 poin dan indeks Nasdaq ditutup menguat 0.16%. Pergerakan indeks global yang volatile dipengaruhi oleh berita mengenai trade-war AS dan China yang mixed (optimis dan pesimis). Investor merespon positif langkah China menurunkan tarif untuk produk otomotif AS dan merespon negatif berita bahwa AS akan mengutuk China atas aktifitas spionase ekonominya. Sementara itu, indeks kawasan regional pagi ini cenderung mixed dan Rupiah relatif stabil di sekitar Rp14,650/US$ sehingga diperkirakan pengaruhnya juga akan netral terhadap pergerakan indeks BEI pada hari ini.

    Aspek teknikal indeks, Indeks hari ini diperkirakan masih rawan tekanan jual namun posisi indeks di sekitar support 6050-6030 diperkirakan dapat menahan indeks untuk tetap berada dalam fase konsolidasi. Sementara itu, resistance indeks pada hari ini diperkirakan berada pada level 6120. Investor sebaiknya tetap mencermati dinamika yang terjadi di sekitar support konsolidasi indeks sebagai acuan untuk melakukan day trading.

    ...
    See More
    Rekomendasi Harian

    BBTN – BUY

    BBTN pada perdagangan kemarin mengalami rebound dari level terendah intraday dan akhirnya ditutup positif. Aksi beli dapat dilakukan pada level Rp2,680-2,660 dengan target penguatan ke level Rp2,980.

    LSIP – BUY

    LSIP pada 3 hari perdagangan terakhir menguat dan kemarin ditutup disekitar resistance Rp1,245. Aksi beli dapat dilakukan pada saat harga breakout ke atas level Rp1,245 dengan target penguatan ke level Rp1,335.

    Berita Korporasi

    IPO: PT Estika Tata Tiara Tbk akan melakukan penawaran umum perdana (IPO) saham sebanyak-banyaknya 376,86 juta saham atau 20% dari modal disetor dan ditempatkan penuh Perseroan setelah IPO. Harga penawaran saham IPO berada pada kisaran Rp450 – Rp600 per saham.

    TAXI mendapat persetujuan dari pemegang obligasi terkait rencana restrukturisasi obligasi I tahun 2014 sebesar Rp1 triliun.

    ESSA menargetkan volume produksi amonia akan meningkat lebih dari dua kali lipat menjadi 700.000 ton pada tahun depan dari produksi saat ini yang hanya 305.000 ton.

    MAPI akan mengalokasikan belanja modal senilai Rp800 miliar untuk kebutuhan ekspansi pada tahun 2019.

    MAPB berencana membuka 58 gerai baru Starbucks pada tahun depan.

    Info lengkap baca UOBKH retail monitor

    Please click here for full disclosures/disclaimers:
    http://research.uobkayhian.com/content_download.jsp?id=29176&h=90664f7d1cde0398e10c9466ef495b89
    Like - Comment - Share 0 0 0

    Share On
  • #BBTN -D1
    Like - Comment - Share 0 0 0

    Share On
  • #BBTN -D1
    Like - Comment - Share 0 0 0

    Share On
  • [14:47, 12/5/2018] +62 815-7319-0777: FR CGS-CIMB (YU) : Banks | PDF
    10M18 results: robust loan growth, liquidity will be key heading into 2019
    OVERWEIGHT - Maintained

    Author(s): Jovent GIOVANNY +62 (21) 3006 1727, Timothy HANDERSON, Leonardo TUKIMAN
    ...
    See More

    --------------------------------------------------------------------------------


    ■ Aggregate big 4 + BBTN’s 10M18 net profit grew 13% yoy (-7% mom), in line with our estimate. BBTN was behind due to higher provisions.
    ■ Loans grew 17% yoy (+1% mom), outpacing deposits (+12% yoy/+1% mom). BBTN (+20 %yoy) and BBCA (+19% yoy) posted the strongest loan growth.
    ■ LDR rose to 92% in Oct 18 vs. 88% in Oct 17. Among the big 4, BBCA (85%) and BBNI (89%) had the best LDRs. Maintain OW, with BBNI as top pick.
    Like - Comment - Share 0 0 0

    Share On

No results to show

No results to show

No results to show

Sponsored