PT Valbury Sekuritas Indonesia
Market Summary
06 December 2018

VIEW MARKET 
...
See More

Sentimen pasar dari dalam negeri:
Pemerintah optimistis defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak lebih dari 2% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di tahun 2018 atau dibawah dari yang ditargetkan sebear 2,19%. Perkiraan tersebut dengan mempertimbangkan realisasi APBN 2018 per Oktober yang menunjukkan defisit anggaran baru sekitar 1,6% terhadap PDB. Selain itu juga didukung dari penerimaan pajak dan non pajak yang menunjukkan tren positif. Diperkirakan dari penerimaan kedua pos itu dapat membuat penerimaan negara mencapai asumsi APBN 2018. Sementara itu, dari sisi belanja pemerintah pengeluaran lebih efektif dan efisien, sehingga dapat mengurangi beban belanja.

Pemerintah telah menandatangani peraturan mengenai penghentian pungutan ekspor minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO). Keputusan ini bersifat sementara karena menunggu harga CPO kembali ke batas normal maka kebijakan pungutan akan diberlakukan kembali yakni ketika harga CPO di atas US$ 549 per ton maka BPDP-KS kembali memperlakukan pungutan yaitu CPO sebesar US$ 50 per ton, untuk turunan pertama US$ 30 per ton, dan US$ 20 per ton untuk turunan kedua.

Sentimen pasar dari luar negeri :
Kendati AS dan Cina melakukan gencatan tarif selama 90 hari, namun presiden AS Donald Trump kembali memperingatkan akan mengenakan tarif pada mayoritas barang Cina jika kedua pihak tidak dapat menyelesaikan perdebatan. Bahkan Trump mengatakan tim penasihat perdagangannya dan Perwakilan Perdagangan AS Robert Lighthizer akan menentukan apakah kesepakatan nyata dengan Cina itu dimungkinkan. Padahal sebelumnya, Kementerian Perdagangan Cina menyatakan akan mengupayakan tercapainya kesepakatan dengan AS. Namun, dengan sikap Trumo tersebut membuat pelaku pasar kembali berpikir ulang, terhadap AS-Cina apakah benar-benar dapat mencapai kesepakatan dagang..

Sedangkan dari AS, Penyelidikan Mueller atas kolusi antara Trump dan Rusia pada pemilu AS 2016 terus memunculkan fakta-fakta yang membahayakan orang-orang sekitar Trump dan bahkan berada dalam posisi yang sangat rentan dan tampak semakin terpojok dan berada dalam bahaya yang semakin meningkat.

Prediksi IHSG :
Sentimen dari eksternal berupa ketidakpastian pasar atas perang dagang yang kembali mencuat seiring peringatan Trump terhadap Cina mengenai tarif maupun penyelidikan Mueller atas kolusi antara Trump dan Rusia pada pemilu AS 2016 yang kian terpojoknya Trump menjadi hambatan laju pergerakan indeks bursa global. Sementara itu sentimen dari dalam negeri terbilang terbatas. Bauran dari sentimen ini akan menyulitkan bagi IHSG untuk bisa melaju ke zona hijau hari ini.

Perspektif tenikal
Support Level :    6088/6042/6019
Resistance Level :   6156/6179/6224
Major Trend : Down
Minor Trend : Up
Pattern : Down



TRADING IDEAS :
These recommendations based on technical and only intended for one day trading

GGRM: Trading Buy
• Close 80825, TP 81250
• Boleh buy di level 80175-80825
• Resistance di 81250 & support di 80175
• Waspadai jika tembus di 80175
• Batasi resiko di 80000

TLKM: Trading Buy
• Close 3770, TP 3870
• Boleh buy di level  3730-3770
• Resistance di 3870 & support di 3730
• Waspadai jika tembus di 3730
• Batasi resiko di 3700

BMRI : Trading Buy
• Close 7575, TP 7675
• Boleh buy di level  7525-7575
• Resistance di 7675 & support di 7525
• Waspadai jika tembus di 7525
• Batasi resiko di 7475

BBRI:  Trading Buy
• Close 3650, TP 3750
• Boleh buy di level  3610-3650
• Resistance di 3750 & support di 3610
• Waspadai jika tembus di 3610
• Batasi resiko di 3580

APLN:  Trading Buy
• Close 161, TP 170
• Boleh buy di level  155-161
• Resistance di 170 & support di 155
• Waspadai jika tembus di 155
• Batasi resiko di 150

WSKT:  Trading Buy
• Close 1735, TP 1760
• Boleh buy di level  1695-1735
• Resistance di 1760 & support di 1695
• Waspadai jika tembus di 1695
• Batasi resiko di 1680

Ket.  TP : Target Price


WATCHING ON SCREEN;
MAIN, ACST, PGAS, ANTM, KLBF. 

(Disclaimer ON)
Like - Comment - Share 0 0 0

Share On
Sponsored
Twitter instagram try our apps on playstore InvestorSukses_apps