Ulasan Pasar Kresna Sekuritas 4-Dec-2018
Indeks saham AS pada perdagangan kemarin ditutup menguat (DJIA +1,13%; S&P500 +1,09%) seiring dengan tercapainya kesepakatan dagang diantara Presiden Trump dan Presiden Xi Jinping untuk sementara waktu menunda kenaikan tarif. Kesepakatan ini berlaku selama 90hari dimulai dari awal tahun 2019. Kesepakatan itu dilakukan agar perundingan dagang dapat kembali dilanjutkan. Jika dalam waktu 90hari tidak tercapai kesepakatan diantara kedua negara, maka tarif tersebut akan naik menjadi 25%. Indeks saham Eropa pada perdagangan kemarin ditutup menguat, dengan indeks DAX naik 1.85% dan FTSE100 naik 1,18%. Pasar Asia pagi ini dibuka melemah, dengan indeks NIKKEI dan KOSPI yang masing-masing turun 0,09% dan 0,42%

Dari dalam negeri, BPS merilis data inflasi di bulan November 2018 dimana terjadi inflasi sebesar 0.27%MoM dan 3.23% YoY. Adapun hasil tersebut diatas ekspektasi pasar yang memperkirakan inflasi sebesar 0.19%MoM dan 3.15% YoY..

...
See More
Dari sisi teknikal, IHSG kami perkirakan bergerak terbatas di rentang 6,060-6.120. (aks)

Happy trading day!

Berita Pilihan:
• IPO Urban Jakarta Propertindo Rp1200 /saham
• Ekonomi: Kredit menggeliat, uang beredar meningkat 7,2% di Oktober 2018
• Konstruksi: Lelang ruas tol Subang-Patimban ditunda
• Infrastruktur: 4 ruas tol Transjawa akan diresmikan
• Otomotif: Gaikindo targetkan penjualan 1,1 juta mobil di tahun 2019
• Technical Update: UNTR TLKM

IPO Urban Jakarta Propertindo Rp1200 /saham
Harga penawaran umum ditetapkan pada Rp1.200 /saham. Dengan jumlah lembar saham yang ditawarkan sebanyak 360 juta (turun dari target sebelumnya 600 juta), maka perseroan berpotensi mendapat dana Rp432M. Pemesanan yang difasilitasi oleh RHB Sekuritas dan Sinarmas Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek diklaim telah mengalami oversubscribe 2,6x. Perseroan juga akan menyertakan 840 juta waran seri I dengan harga kisaran Rp2.250-Rp3.000 per saham yang dilaksanakan dari 12 Juni 2019 hingga 10 Desember 2021. Penjatahan 5 Desember 2018 dan listing 10 Desember 2018. (tdg) Sumber: Kontan

Ekonomi: Kredit menggeliat, uang beredar meningkat 7,2% di Oktober 2018
Berdasarkan catatan Bank Indonesia (BI), uang beredar dalam arti luas (M2) pada Oktober 2018 tercatat Rp 5.666,5 triliun. Nilai ini tumbuh 7,2% acara tahunan atau year on year (yoy). Lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan bulan September 2018 sebesar 6,7% yoy. Pada Oktober 2018, pertumbuhan uang beredar M2 didorong oleh komponen uang kuasi, dengan pangsa 74,8% dari total uang beredar. Posisi uang kuasi pada bulan Oktober 2018 mencapai Rp 4.236,7 triliun atau tumbuh 7,6% yoy. Nilai ini meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tumbuh 63% yoy. Pertumbuhan uang kuasi tersebut sejalan dengan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) di perbankan yang juga mengalami peningkatan dari 6,5% yoy di September 2018 menjadi 7,3% yoy pada bulan Oktober 2018. (frr) Sumber: Kontan

Konstruksi: Lelang ruas tol Subang-Patimban ditunda
Pemerintah mungkin akan menunda lelang jalan tol Subang – Patimban hingga tahun depan sebab proses penetapan lokasi proyek masih belum rampung. Ruas tol ini diperkirakan memiliki nilai investasi sekitar Rp6.4T dan merupakan inisiasi dari konsorsium JSMR, SSIA, Daya Mulia Turangga dan Jasa Sarana . (aks) Sumber: Kontan

Infrastruktur: 4 ruas tol Transjawa akan diresmikan
BPJT akan segera meresmikan 4 ruas tol dalam jaringan tol Transjawa pada akhir tahun ini. Ke empat ruas tol tersebut adalah Semarang – Batang, Pemalang – Batang, Solo – Salatiga dan Wilangan - Kertosono. Jalan tol ini masih akan digratiskan pada periode libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 karena masih dalam proses sosialisasi tarif. (aks) Sumber: Kontan

Otomotif: Gaikindo targetkan penjualan 1,1 juta mobil di tahun 2019
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) menargetkan penjualan mobil 1,1 juta unit pada 2019. Target tersebut masih sama seperti tahun ini. Menurut Ketua I Gaikindo Jongki Sugiarto, tidak adanya kenaikan target tersebut karena pihaknya masih mempertimbangkan banyak pengaruh dalam perekonomian Indonesia. Mulai dari pertumbuhan ekonomi Indonesia yang cenderung stagnan dan suku bunga acuan yang berisiko mengalami kenaikan. (frr) Sumber: Kontan
Pendapat kami:
Senada dengan Gaikindo, kami lihat penjualan 4W tahun depan tidak akan terlalu robust karena concern terhadap GDP growth dan suku bunga. Namun, kami lihat penjualan akan tumbuh tipis sebesar 3,5% YoY sebesar 1,176 juta unit di tahun 2019F.

Technical Update: UNTR TLKM
UNTR 28600. Speculative Buy. Estimasi rentang 27350-30000. Momentum masih lemah dibawah MA20 (32360). Namun indikator stochastic yang oversold berpotensi membuatnya melanjutkan rebound untuk menguji resisten 30000-31000. Stop loss apabila turun ke bawah support 27350. (ryh)
TLKM 3700. Speculative Buy. Estimasi rentang 3680-3800. Momentum masih lemah dibawah MA20 (3880). Namun indikator stochastic yang oversold berpotensi membuatnya rebound untuk menguji 3800-3890 kembali. Stop loss apabila turun ke bawah support 3680. (ryh)

Technical Review (from 27-Nov-2018)

WSKT 1630. Trading Buy. Estimasi rentang 1540-1680. Pergerakan bisa lebih positif apabila dapat breakout resisten 1680 untuk menguji resisten berikutnya pada 1800. Momentum masih positif diatas support MA20 (1540). Stop loss apabila turun ke bawah support 1540. (ryh)
Review: WSKT 1750. Speculative Buy. Estimasi rentang 1635-1840. Berhasil breakout resisten 1680. Penguatan kemarin sudah berhasil menguji 1775. Momentum masih positif diatas MA20 (1575). Penguatan lanjutan berpotensi menguji resisten 1840-1880. Stop loss apabila turun ke bawah support 1635. (ryh)

ERAA 2150. Speculative Buy. Estimasi rentang 1955-2350. Pergerakan bisa lebih positif apabila dapat breakout resisten 2200 untuk menguji resisten berikutnya pada 2350. Momentum masih positif diatas support MA20 (1790). Stop loss apabila turun ke bawah support 1955. (ryh)
Review: ERAA 2320. Speculative Buy. Estimasi rentang 2070-2600. Indikator stochastic yang sudah overbought berpotensi membuatnya terkoreksi. Namun momentum masih positif diatas MA20 (1905). Buy on weakness di support 2070-2030. Resisten 2600. (ryh)

http://www.kresnasecurities.com/kresna2/en/news-report/disclaimer
Like - Comment - Share 0 0 0

Share On
Sponsored
Twitter instagram try our apps on playstore InvestorSukses_apps