PT Valbury Sekuritas Indonesia
Market Summary
09 August 2018

VIEW MARKET 
...
See More

Sentimen pasar dari dalam negeri:
Pemerintah optimistis hingga akhir tahun 2018, laju investasi tumbuh sesuai dengan proyeksi, mengingat pencapaian pertumbuhan kuartal II sebesar 5,27% yoy terhadap triwulan II 2017. Hal ini juga meningkat dibandingkan pertumbuhan ekonomi pada kuartal I pada 2018 yang hanya mencapai 5,06%. Pertumbuhan ekonomi ini juga membaik dibandingkan pada tahun 2017 di kuartal kedua yang hanya mencapai 5,01%. Secara kumulatif, ekonomi pada semester I-2018 mengalami pertumbuhan 5,17% dibandingkan pertumbuhan ekonomi di semester I 2017. Pencapaian ini diharapkan mampu menopang target pertumbuhan ekonomi tahun ini. Membaiknya ekonomi diperkirakan dapat memberikan naiknya tingkat kepercayaan bagi investor terhadap prospek investasi di Indonesia.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mendukung para eksportir untuk memperluas jangkauan pasar dan peningkatan produksi dengan memanfaatkan fasilitas fiskal. Insentif dari pajak dan bea cukai, bisa langsung dirasakan tidak hanya dari sisi keuangan tapi juga dari sisi percepatan dan kepastian pelayanan.

Sementara itu, tantangan bagi perekonomian nasional dipengaruh dari kebijakan yang diambil oleh Amerika Serikat (AS), yakni kebijakan menaikan suku bunga dan perang dagang yang terjadi antara AS dan Cina. Hal itulah juga membuat mata uang rupiah terus melemah lebih dalam.

Sentimen pasar dari luar negeri :
Dampak dari perang dagang Cina dan AS, surplus perdagangan Cina dengan AS turun pada bulan Juli setelah Presiden Donald Trump memberlakukan tarif impor terhadap barang-barang Cina. Cina melaporkan surplus sebesar US$28,1 miliar dengan AS di bulan Juli, turun dari catatan sebesar US$28,9 miliar pada bulan Juni. Diperkirakan tekanan berlanjut karena AS telah berencana untuk mengenakan tarif impor senilai US$200 miliar pada barang Cina.

Presiden AS Donald Trump memperingatkan dunia untuk tidak melakukan bisnis dengan Iran. Pada hal sebelumnya Uni Eropa akan mendukung perusahaan Eropa meningkatkan bisnis dengan Iran.

Prediksi IHSG :
Kondisi pasar yang terbatas atas katalis positifnya, memberatkan bagi IHSG bergerak ke zona hijau pada hari ini. Disamping itu ketidakpastian atas perang dagang masih membebani gerakan indeks.

Perspektif tenikal
Support Level :    6079/6062/6043
Resistance Level :   6114/6134/6150
Major Trend : Down
Minor Trend : Up
Pattern : Down to up


TRADING IDEAS :
These recommendations based on technical and only intended for one day trading

GGRM: Trading Buy
• Close 77000, TP 77775
• Boleh buy di level 75850-77000
• Resistance di 77775 & support di 75850
• Waspadai jika tembus di 75850
• Batasi resiko di 75500

ICBP: Trading Buy
• Close 8950, TP 9050
• Boleh buy di level  8800-8950
• Resistance di 9050 & support di 8800
• Waspadai jika tembus di 8800
• Batasi resiko di 8750

RALS : Trading Buy
• Close 1315, TP 1365
• Boleh buy di level  1295-1315
• Resistance di 1365 & support di 1295
• Waspadai jika tembus di 1295
• Batasi resiko di 1280

ERAA:  Trading Buy
• Close 2990, TP 3050
• Boleh buy di level  2890-2990
• Resistance di 3050 & support di 2890
• Waspadai jika tembus di 2890
• Batasi resiko di 2870

MIKA:  Trading Buy
• Close 1930, TP 1965
• Boleh buy di level  1895-1930
• Resistance di 1965 & support di 1895
• Waspadai jika tembus di 1895
• Batasi resiko di 1875

BISI:  Trading Buy
• Close 1560, TP 1640
• Boleh buy di level  1450-1560
• Resistance di 1640 & support di 1450
• Waspadai jika tembus di 1450
• Batasi resiko di 1420

Ket.  TP : Target Price


WATCHING ON SCREEN;
LSIP, PGAS, NIKL, BDMN, CPIN, AKRA

(Disclaimer ON)
Like - Comment - Share 0 0 0

Share On
Sponsored
Twitter instagram try our apps on playstore InvestorSukses_apps