EMOSI saat Trading saham !!!


“kok saya loss terus yaa… ??” tanya seorang trader.

...
See More
“apa yang salah dari cara tradingku?”

Sebagai trader apa pertanyaan serupa pernah anda lontarkan?

Diluar kehebatan anda dalam menganalisa pasar ataupun pandai membaca grafik-grafik, sebenarnya ada satu yang harus anda kuasai, yaitu emosi.

Seorang trader yang sudah berpengalaman tahu bagaimana menempatkan emosinya disaat ia sedang trading. Karena dalam psychology trading, trader pro sudah mengerti seberapa besar impact yang dapat terjadi jika emosi terlibat disaat sedang trading.

Untuk itu, pengembangan karakter sangat perlu bagi seorang trader untuk dapat mengatasi emosi dalam mencapai profit. Simple. Tapi inilah tantangannya.

Ada dua sifat yang dibutuhkan dalam pengembangan psikologi trader yaitu: patience (kesabaran) & discipline (disiplin).

Mengapa? karena kedua sifat tersebut dapat mengatasi emosi dari segala aspek tak terduga saat trading.

MANAJEMEN EMOSI
Kemungkinan terbesar emosi akan sulit dikendalikan terutama saat trader mengalami loss. Karena emosi tidak stabil, timbulah perasaan tak sabar dan merasa kalah. Dan segera anda membuka posisi yang baru untuk mengembalikan uang yang hilang.

Saat dalam keadaan loss, kebanyakan trader pemula atau bahkan trader yang sudah lama pun cenderung lupa akan strategi yang harusnya mereka gunakan. Inilah yang membahayakan jika anda kurang dalam memahami psychology trading.

Karena kurang disiplin, anda melakukan “eksperimen dadakan”. Akibatnya, kebanyakan trader malah mengalami kerugian yang lebih besar. “maksudnya mau nutup kerugian, malah tambah rugi besar.”

Kuncinya: Jangan hilangkan emosi tetapi coba anda kendalikan emosi itu.

Jika perlu, matikan monitor anda selama 5 menit dan berjalanlah keluar sambil menarik napas panjang, minum air bahkan lakukan push-up asal itu bisa membantu anda untuk membersihkan energi negatif dan kembali fokus.

Pada akhirnya, menepis emosi hanyalah suatu hal yang sulit dilakukan. Dalam keadaan ini solusinya adalah mengembangkan karakter anda.

Karena sejatinya emosi tetap menjadi bagian dari diri kita, dan itulah menariknya sebuah psychology trading membuktikan trading memiliki nyawa (emosi).

Melalui pembentukan karakter, anda dapat mengendalikan emosi diri dalam mengambil setiap keputusan open position, membatasi stop loss/taking profit dengan akurat. Dengan itu anda akan lebih bisa mengambil keputusan berdasarkan logika bukan berdasarkan emosi.

“Ketika trading ambilah keputusan berlandaskan logika bukan emosi sesaat.”

Alert: Kesabaran memungkinkan anda untuk berhati-hati dalam menunggu, ketika anda loss, dengan emosi anda akan mengambil keputusan buru-buru untuk open posisi.

Dan dengan memiliki sikap disiplin membuat anda bertrading sesuai strategi yang anda gunakan, bukan strategi yang berbasis emosi karena ingin segera membalikan keadaan rugi yang dialami.

Displin bisa mempertegas money manegement anda. Misal, setiap kali transaksi pakai 3% – 5% dari modal anda. Entah hari itu anda profit atau loss tapi tetap harus disiplin.

Terkadang bagi sebagian trader, loss yang dialami harus benar-benar terasa agar kapok, dan seketika sadar akan psikologi trading yang penting, yaitu: patience & discipline.

Tanamkanlah kedua sikap ini, agar anda dapat dengan jernih mengambil sebuah keputusan. Karena sebuah keputusan kecil dapat berdampak besar bagi trading anda.

Seberapa besar peran emosi anda dalam menentukan suatu keputusan? Apakah kesabaran & disiplin sudah anda terapkan dengan benar?

Like - Comment - Share 0 0 0

Share On
Sponsored
Twitter instagram try our apps on playstore InvestorSukses_apps