PT Valbury Sekuritas Indonesia
Market Summary
08 August 2018

VIEW MARKET 
...
See More

Sentimen pasar dari dalam negeri:
Setelah AS memenangkan gugatan sengketa perdagangan di WTO. Dalam gugatan itu, Indonesia kalah dalam banding. AS atas pembatasan impor produk-produk pertanian dan peternakan AS yang dilakukan pemerintah Indonesia. Diantaranya apel, anggur, kentang, jus, buah kering, bawang, daging sapi dan daging ayam, maka meminta Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) untuk menjatuhkan sanksi dagang kepada Indonesia senilai USD350 juta.

Berkenaan dengan kecemasn lainnya mengenai kekhawatiran atas perdagangan dengan AS, terkait dengan Sistem Preferensi Umum (Generalized System of Preferences/GSP). Indonesia telah melobi pejabat senior AS agar tetap masuk dalam daftar negara-negara Asia Tenggara yang menerima persyaratan perdagangan khusus di bawah GSP.

Cadangan devisa turun sebesar sebesar US$1,5 miliar pada Juli 2018 menjadi tersisa USD118,3 miliar dari posisi Juni 2018 USD119,8 miliar. Penurunan disebabkan operasi moneter untuk menstabilkan nilai tukar rupiah terhadap USD dan untuk keperluan membayar utang luar negeri pemerintah.

Sentimen pasar dari luar negeri :
Keputusan AS memberlakukan kembali sanksi ekonomi yang keras terhadap Iran, namun uni Eropa akan mendukung perusahaan Eropa untuk meningkatkan bisnis dengan Iran, dengan alasan karena Iran telah mematuhi komitmen terkait nuklirnya. Para menteri Eropa mengatakan kesepakatan Iran sangat penting untuk keamanan Eropa dan dunia, dan Uni Eropa mengeluarkan undang-undang pemblokiran pada Senin (7/8) untuk melindungi bisnis Eropa dari dampak sanksi..

Kasus intervensi Rusia dalam pemilu AS akan berakhir, Donald Trump akan memutuskan alternatifnya, secara positif menemui atau secara paksa dipanggil jaksa khusus Robert Muller untuk diintervensi.

Prediksi IHSG :
Akumulasi sentimen negatif dari dalam negeri serta perang dagang AS dan Cina serta sisi lainnya masih terbatas katalis positif, maka IHSG masih berpotensi melemah pada perdagangan saham hari ini.

Perspektif tenikal
Support Level :    6076/6060/6041
Resistance Level :   6110/6129/6145
Major Trend : Dwon
Minor Trend : Up
Pattern : Down to up



TRADING IDEAS :
These recommendations based on technical and only intended for one day trading

INCO: Trading Buy
• Close 4390, TP 4470
• Boleh buy di level 4270-4390
• Resistance di 4470 & support di 4270
• Waspadai jika tembus di 4270
• Batasi resiko di 4250

GGRM: Trading Buy
• Close 76000, TP 76675
• Boleh buy di level  74800-76000
• Resistance di 76675 & support di 74800
• Waspadai jika tembus di 74800
• Batasi resiko di 74500

CPIN : Trading Buy
• Close 4790, TP 4900
• Boleh buy di level  4660-4790
• Resistance di 4900 & support di 4660
• Waspadai jika tembus di 4660
• Batasi resiko di 4630

CTRA:  Trading Buy
• Close 1025, TP 1040
• Boleh buy di level  1005-1025
• Resistance di 1040 & support di 1005
• Waspadai jika tembus di 1005
• Batasi resiko di 990

MIKA:  Trading Buy
• Close 1900, TP 1965
• Boleh buy di level  1840-1900
• Resistance di 1965 & support di 1840
• Waspadai jika tembus di 1840
• Batasi resiko di 1820

BISI:  Trading Buy
• Close 1610, TP 1695
• Boleh buy di level  1560-1610
• Resistance di 1695 & support di 1560
• Waspadai jika tembus di 1560
• Batasi resiko di 1530

Ket.  TP : Target Price

WATCHING ON SCREEN;
JPFA, MEDC, PWON, ITMG, BBCA, AKRA 

(Disclaimer ON)
Like - Comment - Share 0 0 0

Share On
Sponsored
Twitter instagram try our apps on playstore InvestorSukses_apps